Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Lanjut Menguat, Pembeli Manfaatkan Spekulasi
Tuesday, 21 October 2025 07:07 WIB | GOLD |GOLD

Emas kembali mendekati rekor setelah aksi beli di saat harga turun muncul usai penurunan tajam di akhir pekan. Harga bergerak di sekitar empat ribu tiga ratus enam puluh lima dolar per ons, mendekati puncak yang dicapai sehari sebelumnya. Meski tensi dagang mereda dan ada peluang pemerintahan AS segera kembali buka, minat ke aset lindung nilai tetap tinggi.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun pada Senin karena bukti surplus minyak meredakan kekhawatiran inflasi jelang rilis indeks harga konsumen pada Jumat. Sejak awal Oktober, sebagian data resmi tertunda akibat penutupan pemerintah sehingga pasar lebih banyak mengandalkan indikator alternatif. Imbal hasil yang lebih rendah biasanya mendukung emas karena tidak memberikan bunga.

Pelaku pasar juga menimbang kabar hubungan AS dan Tiongkok. Presiden Donald Trump menyatakan AS akan baik baik saja jelang perundingan, namun kembali menegaskan ancaman kenaikan tarif jika tidak ada kesepakatan sebelum awal November. Di saat yang sama, Kevin Hassett memberi sinyal penutupan pemerintah mungkin berakhir pekan ini.

Secara tahun berjalan, logam mulia masih di lintasan kuat. Emas sudah naik lebih dari enam puluh lima persen dan mencatat sembilan pekan kenaikan beruntun, ditopang pembelian bank sentral dan arus ke dana bursa. Perak bahkan naik lebih dari delapan puluh persen, terdorong faktor yang sama serta kondisi pasar fisik yang ketat di London. Menjelang siang waktu Singapura, emas naik tipis, indeks dolar mendatar, sementara platinum dan paladium melemah. (asd)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS